Penelitian ini dilatarbelakangi Materi sastra cerpen untuk jenjang SMP, pada kurikulum 2013 mengalami perubahan. Pembelajaran sastra cerpen yang semula pada jenjang kelas IX sekarang mengalami perubahan menjadi kelas VII. Jelaslah materi sastra khususnya cerpen itu sulit diterima oleh siswa di kelas VII, sehingga membutuhkan penelitian yang lebih mendalam terhadap materi cerpen ini. Selain fakta yang ada bahwa kemampuan siswa dalam membaca dan memahami pesan yang ada di dalam cerpen masih rendah. Artinya tingkat pemahaman terhadap isi bacaan selalu menjadi masalah dalam pembelajaran Bahasa Indonesia khususnya dalam Cerpen