Penelitian ini menganalisis waktu delay (latensi) pengiriman data melalui Wi-Fi pada aplikasi inventarisasi berbasis Android. Hasilnya: semakin jauh jarak dari access point, makin besar delay, dengan rata-rata sekitar 14 ms. Sistem aplikasi Android terbukti jauh lebih cepat dan efisien dibanding metode inventarisasi manual.