Ketika lembaran-lembaran kalender dibalik-balik ke belakang, maka terasalah betapa waktu telah berjalan begitu saja—tanpa henti dan malah seperti enggan untuk menoleh ke belakang meskipun hanya sekejap saja. Tiba-tiba telah 60 tahun saja—atau begitulah kira-kira— waktu berjalan sejak penelitian tentang sebuah kota kecil di Jawa Timur yang disebut dengan nama samaran “Mojokuto” dilakukan.