Mengganti uang dengan waktu menggunakan tenaga kita nama lainya adalah bekerja. Mulai dari bekerja di level yang paling bawah non skill labour sampai high caliber professional semua nya sama. Selama kita bekerja dengan orang lain, selama kita bekerja membangun kerajaan orang lain status kita adalah “dependent”. Bergantung dengan sesuatu. Misalnya kita adalah pegawai swasta, bagian pemasaran. Ketika terjadi perubahan corporate action dalam perusahaan kita bekerja , dari retail menjadi digital. Mendadak anda bisa “un-employ” alias menganggur, karena banyak tenaga manusia di gantikan teknologi. Disebut “dependent” Karena kita bergantung dengan perusahaan kita bekerja. Bergantung kepada keputusan top manajemen strategi. Strategi tepat perusahaan bertumbuh, strategi gagal perusahaan bangkrut. Saat ini di Indonesia kaum pekerja ini lebih dari 40 juta orang. Mereka di sebut pegawai, kaum pekerja. Mulai dari “blue collar worker” atau buruh kerja secara fisik, hingga “white collar worker” atau para pekerja professional di kantoran yang lebih mengutamakan ketrampilan,jaringan bisnis, ilmu pengetahuan dan pikiran berstrategi. Sekali lagi, hampir semua termasuk kategori “dependent”, kebergantungan. Saya katakan hampir semua karena masih ada lagi yang membedakan diantara mereka, yaitu mereka yang punya “proven track record” akan mudah mendapatkan pekerjaan baru dikala perusahaan lama, tutup, bangkut, pindah corporate action. Mereka