Memotivasi para petani dengan paradigm kemandirian bertani, menjadi aspek penting dalam dunia pertanian, dimana aspek ini memiliki nilai-nilai kearifan (Local wisdom) bertani lebih bijak, tetapi ranah ini secara perlahan dan pasti mulai terdegradasi, sehingga perlu adanya Re-interpretasi pemahaman petani dalam mengelola lahan dalam perspektif ekologi pertanian, yang didalamnya mengkaji dinamika interaksi biota (Carol Shennan, 2008).