Ketika modernisme di Indonesia (khususnya di Jawa) nyaris tidak memberi “berkah” bagi sastra Jawa, perlu kiranya para peneliti dan akademisi turun tangan. Mencoba melakukan pencermatan, analisis, serta memainkan seluruh potensi yang dimiliki untuk mencari, menemukan, dan menyodorkan solusi-solusi yang tepat untuk merekondisi bermacam aspek yang akan membuat sastra Jawa “bersemi kembali”.