Dewasa ini, perkembangan zaman dan teknologi belum memberikan dampak yang cukup positif terhadap cerita-cerita rakyat yang ada di nusantara. Cerita rakyat yang tersebar di berbagai pelosok nusantara merupakan kekayaan budaya yang masih kurang diperhatikan. Hal ini tampak pada banyaknya cerita-cerita rakyat dari daerah tertentu yang cukup populer tetapi belum dikenal oleh masyarakat di daerah lain, kecuali beberapa saja seperti Malin Kundang, Bawang Merah dan Bawang Putih, Sangkuriang, dan lain-lain. Permasalahan ini tidak berkaitan dengan pemilik cerita rakyat, tetapi berkaitan dengan kurangnya upaya penggalian dan publikasi secara nasional dan global oleh pihak-pihak yang berkompeten