Bila dihayati secara mendalam bahwa kita adalah makhluk Allah yang sangat memiliki keterbatasan, kelemahan, ketidakberdayaan bahkan ketidakmampuan dihadapkan kepada Allah sebagai Dzat yang menciptakan. Terlebih makhluk-makhluk selain manusia, tidak lebih potensial karena tidak dikaruniakan kepadanya akal dan kalbu.