logo
banner
banner
banner
Call Us 24/7

"Keefektifan Flexible..."

Perbanyak Literasi, Cerdaskan Generasi
cover

Keefektifan Flexible Learning dalam Menumbuhkan Self-Regulated Learning dan Hasil Belajar Mahasiswa PGSD

Oleh: Mawardi

Tahun 2020

HULUAN Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kementerian Koordinator Pembangunan M...

Baca
Download

Information:

Judul:

Keefektifan Flexible Learning dalam Menumbuhkan Self-Regulated Learning dan Hasil Belajar Mahasiswa PGSD

Penulis:

Mawardi

Tahun:

2020

Kategori:

Pendidikan & Pengetahuan Umum

Sub Kategori:

Pendidikan

HULUAN Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Kementerian Agama (Kemenag), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Komisi X DPR RI mengumumkan Keputusan Bersama Empat Kementerian tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun Akademik Baru di Masa Pandemi Corona Virus Disease (Senin (15/06/2020). Isi pengumuman tersebut adalah sebuah rambu-rambu pembelajaran pada masa pandemi Covid-19, di mana pembelajaran yang memprioritaskan kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga, dan masyarakat, tidak bisa lain adalah pembelajaran daring atau online. Dari sumber yang berbeda menyatakan bahwa pembelajaran daring sering disepadankan dengan istilah: 1) online learning (belajar online), 2) internet learning (belajar melalui internet), 3) distributed learning (belajar secara terdistribusi), 4) networked learning (belajar secara berjaringan), 5) telelearning (belajar jarak jauh), 6) virtual learning (belajar secara maya), 7) computer-assisted learning (belajar berbantuan komputer), 8) web-based learning (belajar berbasis web), serta 9) distance learning (belajar jarak jauh). Dengan demikian terdapat beragam batasan atau definisi tentang pembelajaran daring, sehingga tidak memungkinkan memberikan batasan yang berlaku umum, karena para ahli mendefinisikan pembelajaran daring sesuai sudut pandangnya. Namun ada persamaannya, yaitu semua mengacu pada pembelajaran menggunakan media komputer sebagai media pembelajaran (Mawardi, 2011; 2014)

eBook Lainnya