Pembelajaran seni tari diberikan sejak Taman Kanak-Kanak sampai SMA, akan tetapi para siswa masih dapat dikatakan kurang mengerti nilai-nilai sosial dan kepribadian mereka belum sesuai dengan tuntutan norma yang berlaku dalam masyarakat. Hal tersebut dimungkinkan karena pembelajaran seni tari selama ini lebih diarahkan untuk upaya konservasi