Terdapat kasus rumah sakit yang memiliki jumlah pasien yang lebih banyak daripada perawat jaga sehingga dapat menyebabkan kelalaian dalam pengontrolan sehingga menyebabkan adanya masalah pada sistem organ dalam dikarenakan penggantian cairan infus dilakukan terlambat atau bahkan cairan infus tidak menetes akibat kesalahan alat, sehingga harus dibuat sistem notifikasi untuk pengontrolan cairan infus di rumah sakit menggunakan mikrokontroler dan terhubung secara wireless ke ruang perawat.