Artikel ini ditulis untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah siswa pada Problem Based Learning (PBL) mencapai ketuntasan belajar klasikal dan deskripsi kemampuan pemecahan masalah siswa berdasarkan self regulation. Populasi dalam penelitian ini adalah salah satu SMPN di Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan mix method