Lingkungan budaya dengan segala kompleksitasnya mampu memberikan sumbangan terhadap lahirnya mitos. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fakta-fakta mitos, fungsi mitos, dan keterkaitan mitos dengan lingkungan budaya. Ekologi budaya dipilih sebagai pendekatan, karena masyarakat dan lingkungan budaya tidak dapat dipisahkan dari aspek penciptaan karya sastra. Adapun teori yang digunakan adalah strukturalisme Claude Levi-Strauss berupa miteme yaitu unsur-unsur terkecil dalam mitos.