Wanita tuna susila merupakan masalah sosial sejak sejarah kehidupan manusia hingga saat ini, di mana wanita tuna susila selalu ada pada setiap tingkat peradaban (Kartono, 2007). Motif para perempuan ini terjun ke dunia wanita tuna susila lebih banyak disebabkan oleh faktor ekonomi, frustrasi, atau adanya persoalan keluarga, namun banyak di antara mereka yang bekerja di tempattempat prostitusi karena dikelabui, dibujuk, dan bahkan karena dipaksa (Syam, 2010). Kehidupan para wanita tuna susila adalah gambaran adanya ketegangan antara apa yang ditampilkan dan apa yang sesungguhnya terjadi