Tahun 2014
Kekeringan merupakan bencana alam yang kerap terjadi dan menimbulkan banyak kerugian. Berbeda dari bencana alam lainnya, kekeringan bersifat merayap,...
Kekeringan merupakan bencana alam yang kerap terjadi dan menimbulkan banyak kerugian. Berbeda dari bencana alam lainnya, kekeringan bersifat merayap, berakumulasi secara lambat, tidak jelas awal dan akhirnya, sehingga sulit mendefinisikan secara tepat seberapa parah suatu kejadian kekeringan. Pengelolaan sumber daya air memerlukan informasi yang jelas mengenai kekeringan, terkait dengan awal, akhir dan durasi kekeringan, serta tingkat keparahan kekeringan, dan juga prediksi akan terjadinya bencana kekeringan. Untuk itu diperlukan adanya indeks kekeringan untuk mengevaluasi kejadian kekeringan yang telah terjadi, mendeteksi dan memantau kekeringan yang sedang berlangsung, dan memprediksi kekeringan yang akan terjadi. Tulisan ini membahas analisis kekeringan untuk meningkatkan kinerja pengelolaan sumber daya air, dengan menggunakan indeks kekeringan meteorologi SPI, indeks kekeringan hidrologi SRI untuk kekurangan air di sungai, indeks kekeringan hidrologi RDI untuk kekurangan air di danau dan waduk, dan indeks kelangkaan air Faktor-K untuk kekurangan air di daerah irigasi.