Analisis ini menyoroti bagaimana Belenggu menggambarkan pengalaman perempuan, konflik gender, dan posisi wanita dalam masyarakat kolonial Indonesia. Novel ini memunculkan kritik terhadap patriarki dan pembatasan kebebasan perempuan, serta menampilkan perjuangan tokoh wanita menghadapi tekanan sosial dan relasi pribadi.