Penelitian ini mengeksplorasi “seloko adat perkawinan” — yaitu tradisi lisan atau syair lagu adat — di masyarakat Desa Rantau. Tujuannya untuk menemukan dan memahami nilai‑nilai budaya yang terkandung dalam seloko itu — seperti norma sosial, moral, filosofi adat, dan pandangan terhadap perkawinan dalam masyarakat tersebut.